USM PKN STAN 2017 TELAH DIBUKA

USM PKN STAN 2017 TELAH DIBUKA

KABAR GEMBIRA !!!

Adik-adik sekalian, para siswa Bimbel Adzkia STAN! Pada kesempatan kali ini, izinkan kami mengabarkan kabar gembira perihal USM PKN STAN 2017 kepada adik-adik sekalian.

Kabar gembira yang pertama, bahwa informasi pendaftaran USM PKN STAN 2017 sudah resmi diumumkan oleh PKN STAN. Hal ini berdasarkan informasi yang tertuang di dalam laman situs: http://pknstan.ac.id/home/pengumuman-pmb-pkn-stan-2017.html

Adik-adik sekalian dapat mengunduh informasi secara lengkap pada link yang tertera di laman situs tersebut.

Kabar gembira yang kedua, karena USM PKN STAN 2017 telah resmi diumumkan, ini pertanda baik bahwa ujian saringan masuk PKN STAN 2017 memang sudah di depan mata. Sehingga adik-adik sekalian harus segera mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Kabar gembira yang ketiga, pelaksanaan bimbingan belajar PROGRAM INTENSIF oleh Bimbel Adzkia STAN akan segera dimulai secepat-cepatnya. Setidaknya di Bulan Maret 2017 ini.

Untuk itu, adik-adik patut bergembira sebab pelaksanaan bimbingan intensif akan kita selenggarakan di daerah adik-adik sekalian. Artinya, adik-adik yang berasal dari LUAR MEDAN, tidak perlu lagi datang ke Medan untuk mengikuti program bimbingan belajar. Adik-adik juga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya dalam jumlah banyak untuk biaya kos, transportasi, makan dan kebutuhan lainnya. Bimbel Adzkia STAN siap melayani adik-adik di daerah masing-masing.

Semoga dengan informasi menggembirakan ini, adik-adik dapat lebih matang mempersiapkan diri bersama Bimbel Adzkia STAN Medan.

Salam Sukses Tiada Henti,
BIMBEL ADZKIA STAN
Segera hubungi perwakilan bimbel adzkia STAN di kota anda.

Info Lengkap, DOWNLOAD DISINI!

Pokemon Go Untuk Siswa

Pokemon Go Untuk Siswa

Sejak awal diluncurkannya, permainan realitas yang dimainkan dalam telepon seluler pintar ini, banyak menuai pro dan kontra. Apalagi Indonesia yang belakang baru-baru ini rilis dan resmi diedarkan. Siapapun kini dapat memainkannya. Meski beberapa intansi juga melarang permainan ini dengan berbagai alasan. Mulai dari alasan keamanan hingga produktivitas.

Karena game ini memberikan kombinasi antara dunia virtual dan dunia nyata. Pemainnya dapat pergi ke suatu lokasi di dunia nyata, untuk menangkap pokemon yang muncul dalam game tersebut. Tidak hanya itu, pemain dapat bertempur melawan Pokemon lain, mengungkap berbagai jenis item termasuk Poke Balls dan telur di PokeStops, serta menetas dan melatih Pokemon baru.

Hal lain yang membuat Pokemon Go begitu diminati tentu saja para pengguna harus berjalan mengikuti petunjuk yang ada di ponsel. Jadi, dibutuhkan usaha alias kemauan untuk bergerak! Meski kemudian yang juga patut diperhatikan dalam permainan adalah kita tetap harus waspada terhadap lingkungan sekitar. Saat mencari Pokemon, seseorang dapat terlalu fokus terhadap ponsel sehingga tidak memerhatikan kendaraan atau bahaya lain di depan mata.

Jadi, tanpa disadari, kombinasi antara hiburan, tindakan nyata dan tantangan sesungguhnya membuat seseorang lebih antusias melakukan suatu hal. Inilah yang ada pada game Pokemon Go. Saya tidak bisa bayangkan, apa yang terjadi jika ketiga kombinasi ini digunakan siswa dalam proses belajar-mengajar.

Ketika Anda (seorang siswa) tidak bersemangat dalam belajar dan meraih prestasi, bisa jadi Anda tidak memiliki ketiga kombinasi ini; hiburan, tindakan nyata dan tantangan! Sesungguhnya inilah hikmah terdalam yang dapat dipetik dari hebohnya Pokemon Go tersebut.

HIBURAN, gendangnya bisa dua. Anda kurang hiburan atau terlalu banyak hiburan. Kurang hiburan bisa membuat proses belajar menjadi sangat menjenuhkan. Ketika jenuh tentu saja siapapun akan tampak sangat loyo dan tidak bersemangat. Begitu juga dengan terlalu banyak hiburan. Anda akan masuk dalam kondisi yang sangat nyaman (comfort zone). Semua serba ada, semua serba bisa.

Resepnya, begitu Anda merasa sangat jenuh maka carilah hiburan sederhana dalam rangka meregangkan tubuh dan pikiran Anda. Ambillah aktivitas yang berbeda dari biasanya. Tinggalkan sesaat rutinitas yang menjenuhkan itu. Ambil kegiatan baru yang positif dalam rangka membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks. Namun ketika Anda sudah merasa bahwa hiburan terlalu lama dan banyak. Segeralah tinggalkan! Temukan tantangan baru yang lebih menuntut Anda masuk dalam aktivitas nyata.

AKTIVITAS NYATA, tidak bisa dipungkiri bahwa ketika Anda belajar sering bertanya-tanya dalam hati bahwa apakah semua materi pelajaran yang seabreg ini bakal digunakan atau bermanfaatkan di dunia kerja? Bisakah dipakai untuk mencari uang? Pertanyaan yang sederhana namun sangat mendasar.

Ada baiknya, agar proses belajar dapat terus menggairahkan tidak ada salahnya Anda bertanya kepada guru tentang aplikasi materi terhadap kehidupan sehari-hari. Semakin Anda berhasil menemukan korelasinya maka semakin baik. Hal ini akan membantu Anda lebih memahami materi tersebut secara lebih permanen.

TANTANGAN, kalau belajar tidak menyenangkan. Mungkin, Anda kurang tantangan. Niatkan dalam hati untuk memiliki motto, “Hari ini harus lebih baik daripada kemarin!” artinya, kalau hari ini hanya dua mata pelajaran yang dapat nilai 10, misalnya. Maka pacu semaksimal mungkin diri Anda untuk meraih nilai terbaik di sebanyak mata pelajaran yang ada.

Ketika tahun ini hanya mampu meraih rangking 5 besar di dalam kelas. Maka berjanjilah kepada diri sendiri untuk melampaui batasan dirimu dengan menggapai prestasi 3 besar di sekolah. Tantangan terbaik sejatinya adalah prestasi tiada henti. Itu sebabnya, ketiga kombinasi yang ada dalam game Pokemon Go dapat Anda adaptasi dalam rangka meningkatkan prestasi belajar.

Jadi, main Pokemon Go tetap harus ingat waktu dan selalu waspada, ya!

Salam,
#Adzkia STAN is the Best

Muhammad Ramli, ST., M. Si
CEO Bimbel Adzkia STAN Medan
Founder Revan Institute
Penulis Buku

Jadilah Pelajar Yang Merdeka

Jadilah Pelajar Yang Merdeka

Kini, sudah 71 tahun Indonesia merdeka. Lepas dari belenggu penjajah. Kita tidak lagi hidup di era peperangan. Dimana penindasan secara massal dan masif terjadi. Kemerdekaan sudah selesai kita perjuangkan. Tidak ada lagi yang berhak merampas ibu pertiwi dari tangan anak bangsa. Kita hidup dimana zaman sudah bebas. Bebas menentukan nasibnya sendiri. Bebas tidak lagi terkungkung oleh campur tangan bangsa lain.

Tapi, apakah betul kita sudah merdeka secara arti yang sesungguhnya?

Apakah benar bahwa kita sudah terlepas dari kungkungan negara lain?

Apakah kita sudah bebas menentukan nasib sendiri tanpa intervensi bangsa lain?

Tentu saja setiap kita punya hak menjawabnya. Terkhusus pelajar, ketika kini kamu menjadi pelajar, apakah kamu sudah benar-benar merdeka? Merdeka dari kebodohon? Merdeka dari tindakan anarkis seperti tawuran, narkoba atau pergaulan bebas?

Lantas, seperti apa pelajar yang merdeka itu?

Setelah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, Bung Karno dan Hatta selalu merindukan agar bangsa ini dan aset negara ini dikelola oleh anak bangsa sendiri. Sebagaimana tulisan Mustika Rachel 12 dalam laman situs pribadinya, www. Mustikarachel12.damai.id, menjelaskan bahwa Bapak bangsa ini berharap sekembalinya, para pemuda-pemudi ini bisa membangun negeri dan mengajarkan kepada anak bangsa lainnya. Sehingga, bangsa Indonesia menjadi makmur, kuat, dan tidak tergantung oleh bangsa lain.

Namun, fakta menunjukkan di bidang sains dan ilmu pengetahuan, Indonesia masih kalah dibanding negara lain. Meski usia negeri ini sudah 71 tahun.

Berdasarkan laporan www.scimagojr.com, situs olahan pemeringkatan publikasi ilmiah, pada tahun 2014 Indonesia berada di peringkat ke-57 (32.355) kalah jauh dibanding negara sesama ASEAN seperti Singapura di peringkat 32 (192.942), Malaysia di peringkat 36 (153.378) dan Thailand dengan jumlah publikasi 109.832 dan menempati peringkat 43.

Profesor Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, ilmuwan asal Indonesia yang menjadi peneliti di Jepang, menilai dunia penelitian di dalam negeri masih belum merdeka. Peneliti Indonesia belum bebas berekspresi dan masih minim dari perhatian.

Setidaknya, ciri-ciri pelajar yang merdeka itu adalah:

a.    Belajar Sungguh-sungguh

Ciri ini menjadi vital karena tugas utama seorang pelajar adalah belajar. Meraih prestai yang mengharumkan nama bangsa di kancah dunia sudah sepatutnya menjadi cita-cita setiap pelajar Indonesia.

Prestasi yang gemilang bukan didapat dari aktivitas yang main-main. Justru diraih dengan kerja keras, disiplin tinggi dan konsisten. Tidak ada hasil yang baik jika dikerjakan dengan sekedarnya. Termasuk juga belajar. Maka, ciri pertama pelajar yang merdeka adalah memiliki segudang prestasi yang membanggakan.

b.    Cinta akan Khasanah Budaya Indonesia

Pelajar yang merdeka dibuktikan dengan kecintaannya terhadap budaya dan tradisi bangsanya. Tidak kemudian menjadikan tradisi dan budaya bangsa lain yang lebih dibangga-banggakan. Bukankah tidak sedikit para pelajar kita yang cenderung mencintai budaya negara lain ketimbang budaya negaranya sendiri?

Secara lisan, banyak diantara pelajar kita yang mantab menjawab bahwa budaya bangsanya jauh lebih dicintai ketimbang budaya bangsa lain. Namun secara praktik, jauh panggang dari api.

Betapa tidak, para remaja kita yang lebih tertarik dengan tarian barat ketimbang tarian daerah kita sendiri, lebih tertarik berbusana negara barat ketimbang berbusana adat bangsa sendiri, lebih suka makanan luar negeri ketimbang makanan asal daerah di negara sendiri, dsb.

Saat ini kita tidak sedang berperang secara terang-terangan, angkat senjata, melawan negara lain. Tapi perang budaya dengan negara lain sepertinya masih saja terus berlangsung. Untuk itu, ciri pelajar yang merdeka berikutnya adalah mereka yang benar-benar mencintai khasanah budaya bangsa sendiri. Baik paham secara teori, terlebih lagi memaksimalkannya secara praktik.

c.    Bebas dari Perbudakan Hawa Nafsu

Tentu saja hawa nafsu yang dimaksud adalah sesuatu yang menyesatkan. Pelajar yang merdeka tentunya harus merdeka dari kebodohan, tawuran, pergaulan bebas dan narkoba. Pelajar yang merdeka tidak melulu mengikuti nafsu yang membuat dirinya tidak produktif.

Padahal, kita ketahui, bahwa pelajar adalah aset masa depan negara yang harus tumbuh dan berkembang menjadi insan-insan yang berkualitas.

Lantas, seperti apa pelajar yang merdeka itu menurut kamu? Beri jawabannya di kolom komentar, ya. ^_^

Bimbel Adzkia STAN Sukses Gelar Seminar Motivasi di SMAN 1 Medan

Bimbel Adzkia STAN Sukses Gelar Seminar Motivasi di SMAN 1 Medan

Bimbingan belajar Adzkia STAN sukses gelar seminar motivasi bertajuk “Sukses Menuju STAN 2017” di aula SMAN 1 Medan, Rabu (10/8) .

Para peserta, yang kesemuanya duduk dibangku XII, tampak begitu antusias mengikuti acara tersebut yang dimulai sejak pukul 10.00-12.00 WIB.

“Kita berharap bahwa seminar ini nantinya akan mampu mengubah paradigma siswa bahwa untuk menjadi mahasiswa STAN adalah hal yang mudah, asal memiliki strategi belajar yang tepat,” ujar Andrya, SE, selaku ketua panita acara.

Sesuai dengan temanya, seminar ini sengaja digelar sebagai bukti keseriusan Bimbel Adzkia STAN terhadap siswa/i SMA di Sumatera Utara, khususnya di SMAN 1 Medan, akan pentingnya strategi belajar yang benar guna menyambut datangnya ujian saringan masuk (USM) PKN STAN yang diprediksi Mei 2017 mendatang.

Kegiatan yang berdurasi tiga jam ini diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir para peserta untuk mengerti bagaimana menyiasati sekaligus menyusun strategi sebelum USM PKN STAN tiba.

“Pada dasarnya, untuk lulus di PKN STAN itu tidaklah sesulit apa yang dibayangkan oleh kebanyakan siswa. Yang diperlukan hanya fokus dan keyakinan yang kuat bahwa yang kita lakukan hari ini niscaya akan memberikan hasil nantinya,” tutur Muhammad Ramli, ST., M. Si, tentor Bimbel Adzkia STAN yang sekaligus menjadi pembicara utama dalam seminar tersebut.

Kegiatan yang dihadiri tidak kurang dari 600 orang peserta tersebut membuat para peserta tampak senang dan penuh semangat. Hal ini terbukti dengan riuh tepuk-tangan dan yel-yel peserta yang tidak henti dikumandangkan.

Di sela-sela acara, Andrya, SE., juga menambahkan bahwa, “Seorang juara tidak akan pernah keluar dari tempat latihan terbaiknya. Dan sampai saat ini, Bimbel Adzkia STAN masih menjadi yang terbaik untuk meluluskan para siswanya ke STAN.”

Selain berisi ceramah inspiratif, pada sesi terakhir, pihak Bimbel Adzkia STAN juga membuka sesi tanya jawab terkait cara sukses lulus USM PKN STAN tersebut.